You Are in The Right Hands ^_^

Foto saya
Bekasi, jati asih, Indonesia
Terapi Tumbuh Kembang Anak Hompimpa Center Merupakan suatu klinik komprehensif dengan pelayanan rehabilitatif dimana klinik tersebut dikhususkan pada pertumbuhan dan perkembangan anak secara dini serta pendeteksian dini apabila terdapat kelainan pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik, intelektual, masalah perilaku serta gangguan perkembangan lain pada anak seperti Autisme, ADHD ( Attention Deficit and Hyperactive Disorder), Down syndrome, Cerebral Palsy, Mental retardasi dan gangguan perilaku lainnya.

Rabu, 15 Juni 2011

DYSLEXIA

APA PENYEBABNYA?


Secara umum :
Penderita menggunakan otak bagian kanan daripada yang kiri untuk membaca dan mengeja.
Secara detail :
Dua kontribusi paling penting pada dyslexia adalah tidak dimanfaatkannya otak bagian kiri dan kekacauan jembatan jaringan di otak yang disebut corpus callosum. Tapi mengapa sisi otak bagian ini menjadi masalah? Karena , otak bagian kiri deprogram untuk mengerjakan hal-hal yang dibutuhkan untuk membaca , sedangkan yang kanan tidak.

Otak bagian kiri dapat :
• Meyamakan bentuk huruf dengan bunyinya
• Menangkap informasi yang datang dari rangkaian otak, seperti bunyi untuk sebuah kata-satu huruf setelah huruf yang lain daripada melihat sebuah kata sebagai suatu gambar.
• Memisahkan sebuah kata pada suara individu dan
• Pemahaman tata bahasa san kalimat.

Otak kanan berbeda. Perbedaan pada area dan tempat dan pola. Otak kanan tidak memahami bagian dari berbicara atau menjaga jalur dari penyebutan kata saat dikte. Otak kanan “membaca” sebuah kata seperti menggambar garis lurus yang diajarkan memiliki arti.-sketsa, tidak deretan dari suara.
Corpus callosum, adalah jembatan dari seluruh sel-sel saraf yang informasi dari sisi bagian otak didapatkan kebagian otak yang lain. Sesuatu yang kita lihat atau dengar menuju ke kedua sisi, tapi setiap sisi memiliki spesialisasi masing-masing. CC tidak hanya meneruskan informasi, CC membantu memutuskan bagian sisi yang mana yang tepat untuk menerima informasi itu dan mengirimkannya ke sana.

37 karakteristik Dyslexia
Kebanyakan penderita dyslexia akan menunjukkan 10 karakter dan perilaku. Karakteristik dapat bervariasi dari hari ke hari atau menit ke menit. Hal yang paling konsisten tentang penderita dyslexia adalah ketidakkonsistensinya.

Umum
• Periang, cukup pandai, artikulasi baik tapi tidak dapat membaca, menulis atau mengeja sesuai dengan levelnya.
• Sering disebut/ di cap malas, bodoh, ceroboh, kekanak-kanakan, masalah perilaku.
• Isn't "behind enough" or "bad enough" to be helped in the school setting.
• IQ tinggi, walaupun dites tidak secara tertulis tapi lewat bicara.
• Merasa kurang PD, mudah frustasidan emosi jika dihadapkan pada persoalan membaca atau tesdi sekolah.
• Berbakat pada kesenian, drama, music, olahraga, mekanik, pandai bercerta, menggambar, membangun struktur bangunan.
• Tampak seperti sibuk dalam dunianya sendiri atau senang berkhayal, mudah menyerah atau sering ketinggalan pelajaran.
• Sulit mepertahankan atensi
• Bagus belajar lewat eksplorasi tangan, peragaan, observasi dan hal-hal yang berkenaan dengan visual.

Penglihatan, membaca dan mengeja
• Sering mengeluh pusing atau sakit perut ketika membaca.
• Putus asa dengan huruf-huruf, angka-angka, kata-kata, urutan-urutan atau penjelasan verbal.
• Membaca atau menulis menunjukkan pengulangan, penambahan, kelalaian, penggantian dan terbalik-balik hurufnya, baik angka maupun kata-kata.
• Suka mengeluh dan beralasandan terlihat tidak bisa diam di kursi ketika membaca , menulis atau menyalin.
• Kelihatan terlihat kesulitan dalam penglihatannya walaupun tidak bermasalah pada matanya.
• Sangat tajam penglihatan dan mengobservasi atau kurang dalam hal depth perception dan peripheral vision.
• Membaca dan mengulang bacaan dengan sedikit pemahaman.

Pendengaran dan Bicara
• Memiliki pendengaran yang tinggi ; mendengar seseuatu yang dibicarakan orang lain, mudah distrak oleh suara-suara.
• Kesulitan menempatkan kata-kata, berbicara dengan kalimat terputus-putus; membuat kalimat tidak lengkap; gagap; pengujaran kurang baik dalam kata yang panjang, atau mengubah susunan kalimat, kata-kata dan suku kata ketika berbicara.

Kemampuan Menulis dan Motorik
• Bermasalah dengan menulis atau menyalin tulisan ; pola pegang pensil yang tidak benar ; tulisan jelek dan tidak terbaca.
• Clumsy, koordinasi kurang, kurang baik dalam bermain bola atau olahraga berkelompok ; kesulitan dengan kemampuan motorik halus atau motorik kasar.
• Anak bisa sangat pandai, sering bingung antara kiri dan kanan

Matematika dan Management Waktu
• Kesulitan untuk menyebutkan waktu, mengatur waktu, mempelajari urutan informasi atau tugas-tugas dan suka terlambat.
• Mengolah matematika tergantung dengan menghitung jari, mengerti jawabannya namun tidak dapat melakukannya di atas kertas.
• Dapat berhitung, namun kesulitan menghitung objek.

Memory dan Kognitif
• Sangat baik dalam long-term memory dalam hal pengalamannya, tentang lokasi dan mengingat wajah orang.
• Kesulitan mengingat untuk urutan, kenyataan dan informasi yang tidak terjadi secara nyata.
• Berfikir terutama dengan gambar dan perasaan bukan dengan suara atau kata-kata (internal dialog sedikit).

Tidak ada komentar: